Tampilkan postingan dengan label Artikel. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Artikel. Tampilkan semua postingan

Rabu, 02 Desember 2015

Izinkan Aku Mencintaimu Dengan Caraku





YA ALLAH ...

Aku mulai belajar mencintai-Mu sejak kecilku
Melalui asuhan ayah dan ibu
Melalui madah Tuan Guru
Lembaran wahyu-MU kupelajari
Sabda nabi-MU kuhayati
Masih terpahat dalam ingatan ...


YA ALLAH ...
Aku tidak mampu mencintai-MU seperi Sayyidina Abu Bakar
Sanggup menyerahkan seluruh hartanya
Atau seperti Sayyidina Umar
Yang menyerahkan separuh hartanya
Demi mencari keridhoan-MU ...

Izinkan aku mencintai-Mu
Melalui amalku yang singkat
Dan sedekahku yang sedikit ...


YA ALLAH ...
Aku tidak mampu mencintai-MU
Melalui sholat yang kusyuk
Seperti Sayyidina Ali
Tidak Berasa sakit
Walau panah menembus kaki ...

Izinkan aku mencintai-MU
Melalui sholat yang kulakukan dalam waktu yang terbatas ...


YA ALLAH ...
Izinkan aku mencintai-MU
Dengan mencintai suami/isteri dan anak-anakku
Saudara-saudaraku
Sahabat-sahabatku
Dan orang-orang alim di kalanganku ...


YA ALLAH ...
Izinkan aku mencintai-MU semampuku
Betapa kecilnya diri ini
Di sisi kebesaran-MU ...


Aamiin Ya Robal 'Alamin ...


        Semoga note tentang Izinkan Aku Mencintaimu Dengan Caraku ini bisa bermanfaat, menginspirasi dan bisa menambah ilmu pengetahuan serta wawasan kita. Aamiin

* Salam Ukhuwah Islamiyah dari Andi Ibnoe Badawi Mazid

Kematian Nan Dekat



Kematian itu amat dekat
Sedekat dirimu dengan jiwa
Sedekat hati dan jantung
Sedekat ruh dengan tenggorokan
Sedekat perjalanan hari ini


Kematian itu amat nampak
Seperti tampaknya matahari
Seperti tampaknya rebutan
Seperti tampaknya gunung gunung
Seperti tampaknya diri


Kematian itu amat pasti
Seperti pastinya janji Allah
Seperti pastinya Risalah Rosulullah
Seperti pastinya kebenaran Al-Quran
Seperti bergantinya waktu


Kematian itu kian dekat
Sedekat selangkah ayunan kaki
Sedekat pandangan mata
Sedekat pendengaran
Sedekat belahan hati


Kematian itu suatu keniscayaan
Seperti keniscayaan nafas
Seperti keniscayaan denyut jantung
Seperti keniscayaan firman-Nya
Seperti keniscayaan keadilan-Nya


Ketika kita diintai setiap hari
Ketika kita didekati setiap saat
Oleh malaikat maut
Kita pun tak dapat menjauh
Kita tak dapat bersembunyi
Jika saat itu tiba
Catatan kita telah ditutup
Maka semua diakhiri
Tak berdaya
Lunglai tak bernyawa
Mati ... mati ... kitapun telah sirna.



       Semoga artikel tentang Kematian Nan Dekat ini bisa bermanfaat, menginspirasi dan bisa menambah ilmu pengetahuan serta wawasan kita. Aamiin

* Salam Ukhuwah Islamiyah dari Andi Ibnoe Badawi Mazid

Rabu, 04 November 2015

10 Ciri-ciri Wanita Yang Dirindukan Surga




          Dalam sebuah hadits shoheh yang diriwayatkan oleh Muslim dari Imran bin Husain, bahwa Rosulullah pernah menyatakan ‘Sesungguhnya penghuni surga yang paling sedikit adalah kaum wantia’. Dalam kisah isra’ mi’rajnya Nabi juga dijelaskan bahwa Nabi banyak melihat kaum wanita di neraka. Begitu sulitkah seorang wanita masuk surga? Tidak. Ada banyak jalan mudah jika wanita mau mengamalkannya.

Apa saja yang harus dilakukan agar wanita dirindukan oleh surga?

Inilah 10 Wanita Yang Dirindukan Surga

  • 1. Wanita yang taat menjalankan agama
      Siapa yang tak kenal istri Fir'aun, seorang wanita yang taat berpegang teguh dengan agama Allah SWT sekalipun dia hidup di bawah seorang suami yang kafir. Allah SWT memberi gambaran yang indah dalam firmanNya : " Dan Allah membuat istri Fir'aun perumpamaan bagi orang - orang yang beriman, ketika ia berkata, " Ya Rabbku, bangunkanlah untukku sebuah rumah di sisi-Mu dalam Firdaus  dan selamatkanlah aku dari kaum yang dzalim." ( QS at - Tahrim ( 66 ) : 11 )

  • 2. Wanita yang berhias dengan amal sholeh .
     "Sesungguhnya laki - laki dan perempuan yang muslim, laki - laki dan perempuan yang mukmin, laki - laki dan perempuan yang tetap dalam ketaatannya, laki - laki dan perempuan yang benar, laki - laki dan perempuan yang sabar, laki - laki dan perempuan yang khusyuk, laki - laki dan perempuan yang berpuasa, laki - laki dan perempuan yang memelihara kehormatannya, laki - laki dan perempuan yang banyak menyebut ( nama ) Allah, Allah telah menyediakan untuk mereka ampunan dan pahala yang besar. ( QS al - Ahzab ( 33 ) : 35 )

  • 3. Wanita yang bagus dalam mendidik anak perempuan
      AisyahRA berkata, "Ada seorang wanita yang datang menemuiku sambil membawa kedua putrinya . Dia datang untuk meminta. Saat itu aku tidak punya apapun selain sebutir kurma. Akhirnya aku tetap memberikannya kepada wanita tersebut. Lantas wanita tadi membelah sebutir kurma menjadi dua untuk diberikan kepada kedua putrinya. wanita tersebut tidak makan sama sekali, kemudian berdiri dan pergi. Lalu Nabi SAW masuk menemuiku, maka aku pun menceritakan perihal wanita tersebut, mendengar hal tersebut lantas Nabi SAW bersabda : Barang siapa diuji dengan anak - anak perempuan dengan sesuatu , kemudian dia tetap berbuat baik kepada mereka, maka anak - anak perempuan tersebut bisa menjadi penghalang baginya dari api neraka "

  • 4. Wanita yang shalat lima waktu,  puasa Ramadhan, dan menjaga kehormatannya
      Jalan menuju surga bagi kaum wanita sangat terbuka lebar. Di antara amalan yang dapat mengantarkan seorang wanita ke dalam surga adalah dengan menjaga sholat lima waktu, puasa Ramadhan, menjaga kemaluan dan kesucian dirinya serta taat kepada suami . Rasulullahsaw bersabda : Apabila wanita sholat lima waktu, puasa bulan Ramadhan, ia menjaga kemaluannya, menaati suaminya, maka akan dikatakan padanya, " Masuklah ke dalam surga dari pintu mana saja yang engkau kehendaki."

  • 5. Wanita yang sabar menerima penyakit
      Menurut hadits Atha ' bin Abi Rabbah RA berkata : Ibnu Abbas RA pernah bercerita kepadaku, " Maukah aku tunjukkan kepadamu wanita penghuni surga ? Ada seorang wanita yang datang ke Nabi SAW dan berkata, " Wahai Nabi, aku menderita penyakit sejenis ayan, bila penyakit itu kumat aku tidak sadar sampai membuka auratku , berdo'alah kepada Alla agar menyembuhkanku , ' Nabi SAW berkata, Bila kamu mau bersabar maka bagimu surga, tetapi bila tidak maka aku bisa mendo'akanmu kepada Allah. ' Wanita tadi menjawab. ' Baiklah aku bersabar, tetapi do'akan agar aku tak sampai membuka aurat. ' Nabi SAW pun mendo'akannya . "

  • 6. Wanita yang tidak pernah menyakiti siapapun
      Abu Hurairah r.a berkata. " Ada yang bertanya kepada Rosulullah SAW, 'Wahai Rosulullah, ada seorang wanita yang rajin sholat malam dan puasa di siang hari serta bersedekah juga, tetapi dia menyakiti tetangganya dengan lisannya! 'Maka Rosulullah SAW menjawab, "Tidak ada kebaikan padanya, dia termasuk penghuni neraka! 'Mereka bertanya kembali, ' Di sana ada seorang wanita yang hanya shalat wajib dan bersedekah dengan sepotong keju, tetapi dia tidak pernah menyakiti siapa pun ? ' Rosulullah SAW menjawab. "Dia penghuni surga ".

  • 7. Wanita yang selalu mencari keridhoan suami
      Rosulullah SAW bersabda: Maukah kalian aku beritahukan tentang para wanita penghuni surga ? Yaitu wanita yang pengasih, banyak anak, dan berperilaku baik. Jika ia didzalimi (suaminya marah kepadanya ), atau ia berbuat zalim ( kepada suaminya ) ia akan berkata, "Ini tanganku berada di tanganmu. Aku tidak bisa memejamkan mataku sampai engkau ridha padaku."

  • 8. Wanita yang taat kepada suami dalam hal kebaikan
      Hushain bin Muhshin r.a berkata : Seseorang telah menceritakan kepadaku, " Aku pernah datang menemui Rosulullah SAW untuk sebuah kebutuhan, Rosulullah SAW berkata, ' Ada apa ini, apakah engkau punya suami ? 'Aku menjawab, ' Ya ', Rosulullah SAW kembali bertanya, ' Bagaimana ketaatanmu padanya ? ' Aku menjawab. 'Aku tidak pernah meremehkan ketaatan dan pengabdian kepadanya, kecuali jika aku tidak mampu. 'Rosulullah SAW menjawab, ' Lihatlah dirimu, sejauh mana kedudukanmu di mata suamimu, dia adalah surga dan neraka bagimu.'

  • 9. Wanita yang menyayangi binatang
     Alkisah, ada seekor anjing sedang berada di sekitar sumur air. Anjing itu hampir - hampir mati karena kehausan. Tidak jauh dari sumur, ada seorang wanita pezina dari kalangan Bani Israil. Lantas , dengan sigap wanita itu pun melepas sepatunya dan mengambil air dari sumur, kemudian meminumkan air itu ke anjing tersebut. Akhirnya, wanita tersebut diampuni Allah SWT karena perbuatannya ( memberi minum anjing ).

  • 10. Wanita yang amar ma'ruf nahi munkar
      Allah SWT berfirman : Dan orang - orang yang beriman , lelaki dan perempuan, sebagian mereka ( adalah ) menjadi penolong bagi sebagian yang lain. Mereka menyuruh ( mengerjakan ) yang ma'ruf, mencegah dari yang munkar, mendirikan sholat, menunaikan zakat, dan mereka taat kepada Allah dan Rosul - Nya. Mereka itu akan diberi rahmat oleh Allah. Sesungguhnya Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaknsana. ( QS at -Taubah ( 9 ) : 71 )

Syaikh Ibnu Utsaimin ra mengatakan, " Di dalam ayat ini terdapat dalil bahwasanya tugas amar ma'ruf nahi munkar bukan hanya khusus untuk laki - laki saja, bahkan kaum wanita juga wajib untuk memerintahkan kebaikan dan mencegah dari yang munkar . Akan tetapi , hal itu dilakukan di medannya kaum wanita, perkumpulan kaum wanita, bukan di perkumpulan kaum pria atau di pasar yang banyak kaum lelakinya."




        Semoga Artikel tentang 10 Ciri-ciri Wanita Yang Dirindukan Surga ini bisa bermanfaat, menginspirasi dan bisa menambah ilmu pengetahuan serta wawasan kita. Aamiin

* Salam Ukhuwah Islamiyah dari Andi Ibnoe Badawi Mazid
Dalam sebuah hadis shoheh yang diriwayatkan oleh Muslim dari Imran bin Husain, bahwa Rasulullah pernah menyatakan ‘sesungguhnya penghuni surga yang paling sedikit adalah kaum wantia’. Dalam kisah isra’ mi’rajnya Nabi juga dijelaskan bahwa Nabi banyak melihat kaum wanita di neraka. Begitu sulitkah seorang wanita masuk surga? Tidak. Ada banyak jalan mudah jika wanita mau mengamalkannya.
Apa saja yang harus dilakukan agar wanita dirindukan oleh surga?
Inilah 10 Wanita Yang Dirindukan Surga
1 ) Wanita yang taat menjalankan agama .
Siapa yang tak kenal istri Fir'aun, seorang wanita yang taat berpegang teguh dengan agama Allah SWT sekalipun dia hidup di bawah seorang suami yang kafir . Allah SWT memberi gambaran yang indah dalam firmanNya : " Dan Allah membuat istri Fir'aun perumpamaan bagi orang - orang yang beriman , ketika ia berkata , " Ya Rabbku , bangunkanlah untukku sebuah rumah di sisi-Mu dalam Firdaus , dan selamatkanlah aku dari kaum yang zalim " ( QS at - Tahrim ( 66 ) : 11 ) .
2 . Wanita yang berhias dengan amal saleh .
" Sesungguhnya laki - laki dan perempuan yang muslim, laki - laki dan perempuan yang mukmin, laki - laki dan perempuan yang tetap dalam ketaatannya, laki - laki dan perempuan yang benar , laki - laki dan perempuan yang sabar, laki - laki dan perempuan yang khusyuk, laki - laki dan perempuan yang berpuasa, laki - laki dan perempuan yang memelihara kehormatannya, laki - laki dan perempuan yang banyak menyebut ( nama ) Allah , Allah telah menyediakan untuk mereka ampunan dan pahala yang besar ( QS al - Ahzab ( 33 ) : 35 ) .
3 . Wanita yang bagus dalam mendidik anak perempuan .
AisyahRA berkata , " Ada seorang wanita yang datang menemuiku sambil membawa kedua putrinya . Dia datang untuk meminta . Saat itu aku tidak punya apapun selain sebutir kurma . Akhirnya aku tetap memberikannya kepada wanita tersebut . Lantas wanita tadi membelah sebutir kurma menjadi dua untuk diberikan kepada kedua putrinya. wanita tersebut tidak makan sama sekali, kemudian berdiri dan pergi. Lalu Nabi SAW masuk menemuiku, maka aku pun menceritakan perihal wanita tersebut, mendengar hal tersebut lantas Nabi SAW bersabda : Barang siapa diuji dengan anak - anak perempuan dengan sesuatu , kemudian dia tetap berbuat baik kepada mereka, maka anak - anak perempuan tersebut bisa menjadi penghalang baginya dari api neraka "
4 . Wanita yang shalat lima waktu,  puasa Ramadhan, dan menjaga kehormatannya .
Jalan menuju surga bagi kaum wanita sangat terbuka lebar . Di antara amalan yang dapat mengantarkan seorang wanita ke dalam surga adalah dengan menjaga shalat lima waktu , puasa Ramadhan, menjaga kemaluan dan kesucian dirinya serta taat kepada suami . Rasulullahsaw bersabda : Apabila wanita shalat lima waktu , puasa bulan Ramadhan , ia menjaga kemaluannya , menaati suaminya , maka akan dikatakan padanya , " Masuklah ke dalam surga dari pintu mana saja yang engkau kehendaki "
5 . Wanita yang sabar menerima penyakit .
Menurut hadits Atha ' bin Abi Rabbah RA berkata : Ibnu Abbas RA pernah bercerita kepadaku , " Maukah aku tunjukkan kepadamu wanita penghuni surga ? Ada seorang wanita yang datang ke NabiSAW dan berkata , " Wahai Nabi , aku menderita penyakit sejenis ayan , bila penyakit itu kumat aku tidak sadar sampai membuka auratku , berdo'alah kepada Alla agar menyembuhkanku , ' NabiSAW berkata , Bila kamu mau bersabar maka bagimu surga , tetapi bila tidak maka aku bisa mendo'akanmu kepada Allah . ' Wanita tadi menjawab . ' Baiklah aku bersabar , tetapi do'akan agar aku tak sampai membuka aurat . ' Nabi SAW pun mendo'akannya . "
6 . Wanita yang tidak pernah menyakiti siapapun .
Abu Hurairah ra berkata . " Ada yang bertanya kepada rasulullahsaw , ' Wahai Rasulullah, ada seorang wanita yang rajin shalat malam dan puasa di siang hari serta bersedekah juga, tetapi dia menyakiti tetangganya dengan lisannya ! ' Maka rasulullahsaw menjawab , " Tidak ada kebaikan padanya, dia termasuk penghuni neraka ! ' Mereka bertanya kembali , ' Di sana ada seorang wanita yang hanya shalat wajib dan bersedekah dengan sepotong keju , tetapi dia tidak pernah menyakiti siapa pun ? ' Rasulullahsaw menjawab . ' Dia penghuni surga ' .
7 . Wanita yang selalu mencari keridhaan suami .
Rasulullahsaw bersabda : Maukah kalian aku beritahukan tentang para wanita penghuni surga ? Yaitu wanita yang pengasih, banyak anak, dan berperilaku baik . Jika ia dizalimi (suaminya marah kepadanya ), atau ia berbuat zalim ( kepada suaminya ) ia akan berkata, " Ini tanganku berada di tanganmu . Aku tidak bisa memejamkan mataku sampai engkau ridha padaku " .
8 . Wanita yang taat kepada suami dalam hal kebaikan .
Hushain bin Muhshin ra berkata : Seseorang telah menceritakan kepadaku , " Aku pernah datang menemui rasulullah saw untuk sebuah kebutuhan , rasulullahsaw berkata , ' Ada apa ini , apakah engkau punya suami ? ' Aku menjawab , ' Ya ' , rasulullah saw kembali bertanya , ' Bagaimana ketaatanmu padanya ? ' Aku menjawab . ' Aku tidak pernah meremehkan ketaatan dan penganbdian kepadanya , kecuali jika aku tidak mampu . ' Rasulullahsaw menjawab , ' Lihatlah dirimu , sejauh mana kedudukanmu di mata suamimu , dia adalah surga dan neraka bagimu . '
9 . Wanita yang menyayangi binatang .
Alkisah , ada seekor anjing sedang berada di sekitar sumur air . Anjing itu hampir - hampir mati karena kehausan . Tidak jauh dari sumur , ada seorang wanita pezina dari kalangan Bani Israil . Lantas , dengan sigap wanita itu pun melepas sepatunya dan mengambil air dari sumur , kemudian meminumkan air itu ke anjing tersebut . Akhirnya , wanita tersebut diampuni Allah SWT karena perbuatannya ( memberi minum anjing ) .
10 . Wanita yang amar ma'ruf nahi munkar .
Allah SWT berfirman : Dan orang - orang yang beriman , lelaki dan perempuan , sebagian mereka ( adalah ) menjadi penolong bagi sebagian yang lain . Mereka menyuruh ( mengerjakan ) yang ma'ruf , mencegah dari yang munkar , mendirikan shalat , menunaikan zakat , dan mereka taat kepada Allah dan Rasul - Nya . Mereka itu akan diberi rahmat oleh Allah . Sesungguhnya Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaknsana . ( QS at - Taubah ( 9 ) : 71 )
Syaikh Ibnu Utsaimin ra mengatakan , " Di dalam ayat ini terdapat dalil bahwasanya tugas amar ma'ruf nahi munkar bukan hanya khusus untuk laki - laki saja , bahkan kaum wanita juga wajib untuk memerintahkan kebaikan dan mencegah dari yang munkar . Akan tetapi , hal itu dilakukan di medannya kaum wanita , perkumpulan kaum wanita , bukan di perkumpulan kaum pria atau di pasar yang banyak kaum lelakinya . "
- See more at: http://berkah2013.blogspot.co.id/2013/09/inilah-10-wanita-yang-dirindukan-surga.html#sthash.DGzWcFET.dpuf
Dalam sebuah hadis shoheh yang diriwayatkan oleh Muslim dari Imran bin Husain, bahwa Rasulullah pernah menyatakan ‘sesungguhnya penghuni surga yang paling sedikit adalah kaum wantia’. Dalam kisah isra’ mi’rajnya Nabi juga dijelaskan bahwa Nabi banyak melihat kaum wanita di neraka. Begitu sulitkah seorang wanita masuk surga? Tidak. Ada banyak jalan mudah jika wanita mau mengamalkannya.
Apa saja yang harus dilakukan agar wanita dirindukan oleh surga?
Inilah 10 Wanita Yang Dirindukan Surga
1 ) Wanita yang taat menjalankan agama .
Siapa yang tak kenal istri Fir'aun, seorang wanita yang taat berpegang teguh dengan agama Allah SWT sekalipun dia hidup di bawah seorang suami yang kafir . Allah SWT memberi gambaran yang indah dalam firmanNya : " Dan Allah membuat istri Fir'aun perumpamaan bagi orang - orang yang beriman , ketika ia berkata , " Ya Rabbku , bangunkanlah untukku sebuah rumah di sisi-Mu dalam Firdaus , dan selamatkanlah aku dari kaum yang zalim " ( QS at - Tahrim ( 66 ) : 11 ) .
2 . Wanita yang berhias dengan amal saleh .
" Sesungguhnya laki - laki dan perempuan yang muslim, laki - laki dan perempuan yang mukmin, laki - laki dan perempuan yang tetap dalam ketaatannya, laki - laki dan perempuan yang benar , laki - laki dan perempuan yang sabar, laki - laki dan perempuan yang khusyuk, laki - laki dan perempuan yang berpuasa, laki - laki dan perempuan yang memelihara kehormatannya, laki - laki dan perempuan yang banyak menyebut ( nama ) Allah , Allah telah menyediakan untuk mereka ampunan dan pahala yang besar ( QS al - Ahzab ( 33 ) : 35 ) .
3 . Wanita yang bagus dalam mendidik anak perempuan .
AisyahRA berkata , " Ada seorang wanita yang datang menemuiku sambil membawa kedua putrinya . Dia datang untuk meminta . Saat itu aku tidak punya apapun selain sebutir kurma . Akhirnya aku tetap memberikannya kepada wanita tersebut . Lantas wanita tadi membelah sebutir kurma menjadi dua untuk diberikan kepada kedua putrinya. wanita tersebut tidak makan sama sekali, kemudian berdiri dan pergi. Lalu Nabi SAW masuk menemuiku, maka aku pun menceritakan perihal wanita tersebut, mendengar hal tersebut lantas Nabi SAW bersabda : Barang siapa diuji dengan anak - anak perempuan dengan sesuatu , kemudian dia tetap berbuat baik kepada mereka, maka anak - anak perempuan tersebut bisa menjadi penghalang baginya dari api neraka "
4 . Wanita yang shalat lima waktu,  puasa Ramadhan, dan menjaga kehormatannya .
Jalan menuju surga bagi kaum wanita sangat terbuka lebar . Di antara amalan yang dapat mengantarkan seorang wanita ke dalam surga adalah dengan menjaga shalat lima waktu , puasa Ramadhan, menjaga kemaluan dan kesucian dirinya serta taat kepada suami . Rasulullahsaw bersabda : Apabila wanita shalat lima waktu , puasa bulan Ramadhan , ia menjaga kemaluannya , menaati suaminya , maka akan dikatakan padanya , " Masuklah ke dalam surga dari pintu mana saja yang engkau kehendaki "
5 . Wanita yang sabar menerima penyakit .
Menurut hadits Atha ' bin Abi Rabbah RA berkata : Ibnu Abbas RA pernah bercerita kepadaku , " Maukah aku tunjukkan kepadamu wanita penghuni surga ? Ada seorang wanita yang datang ke NabiSAW dan berkata , " Wahai Nabi , aku menderita penyakit sejenis ayan , bila penyakit itu kumat aku tidak sadar sampai membuka auratku , berdo'alah kepada Alla agar menyembuhkanku , ' NabiSAW berkata , Bila kamu mau bersabar maka bagimu surga , tetapi bila tidak maka aku bisa mendo'akanmu kepada Allah . ' Wanita tadi menjawab . ' Baiklah aku bersabar , tetapi do'akan agar aku tak sampai membuka aurat . ' Nabi SAW pun mendo'akannya . "
6 . Wanita yang tidak pernah menyakiti siapapun .
Abu Hurairah ra berkata . " Ada yang bertanya kepada rasulullahsaw , ' Wahai Rasulullah, ada seorang wanita yang rajin shalat malam dan puasa di siang hari serta bersedekah juga, tetapi dia menyakiti tetangganya dengan lisannya ! ' Maka rasulullahsaw menjawab , " Tidak ada kebaikan padanya, dia termasuk penghuni neraka ! ' Mereka bertanya kembali , ' Di sana ada seorang wanita yang hanya shalat wajib dan bersedekah dengan sepotong keju , tetapi dia tidak pernah menyakiti siapa pun ? ' Rasulullahsaw menjawab . ' Dia penghuni surga ' .
7 . Wanita yang selalu mencari keridhaan suami .
Rasulullahsaw bersabda : Maukah kalian aku beritahukan tentang para wanita penghuni surga ? Yaitu wanita yang pengasih, banyak anak, dan berperilaku baik . Jika ia dizalimi (suaminya marah kepadanya ), atau ia berbuat zalim ( kepada suaminya ) ia akan berkata, " Ini tanganku berada di tanganmu . Aku tidak bisa memejamkan mataku sampai engkau ridha padaku " .
8 . Wanita yang taat kepada suami dalam hal kebaikan .
Hushain bin Muhshin ra berkata : Seseorang telah menceritakan kepadaku , " Aku pernah datang menemui rasulullah saw untuk sebuah kebutuhan , rasulullahsaw berkata , ' Ada apa ini , apakah engkau punya suami ? ' Aku menjawab , ' Ya ' , rasulullah saw kembali bertanya , ' Bagaimana ketaatanmu padanya ? ' Aku menjawab . ' Aku tidak pernah meremehkan ketaatan dan penganbdian kepadanya , kecuali jika aku tidak mampu . ' Rasulullahsaw menjawab , ' Lihatlah dirimu , sejauh mana kedudukanmu di mata suamimu , dia adalah surga dan neraka bagimu . '
9 . Wanita yang menyayangi binatang .
Alkisah , ada seekor anjing sedang berada di sekitar sumur air . Anjing itu hampir - hampir mati karena kehausan . Tidak jauh dari sumur , ada seorang wanita pezina dari kalangan Bani Israil . Lantas , dengan sigap wanita itu pun melepas sepatunya dan mengambil air dari sumur , kemudian meminumkan air itu ke anjing tersebut . Akhirnya , wanita tersebut diampuni Allah SWT karena perbuatannya ( memberi minum anjing ) .
10 . Wanita yang amar ma'ruf nahi munkar .
Allah SWT berfirman : Dan orang - orang yang beriman , lelaki dan perempuan , sebagian mereka ( adalah ) menjadi penolong bagi sebagian yang lain . Mereka menyuruh ( mengerjakan ) yang ma'ruf , mencegah dari yang munkar , mendirikan shalat , menunaikan zakat , dan mereka taat kepada Allah dan Rasul - Nya . Mereka itu akan diberi rahmat oleh Allah . Sesungguhnya Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaknsana . ( QS at - Taubah ( 9 ) : 71 )
Syaikh Ibnu Utsaimin ra mengatakan , " Di dalam ayat ini terdapat dalil bahwasanya tugas amar ma'ruf nahi munkar bukan hanya khusus untuk laki - laki saja , bahkan kaum wanita juga wajib untuk memerintahkan kebaikan dan mencegah dari yang munkar . Akan tetapi , hal itu dilakukan di medannya kaum wanita , perkumpulan kaum wanita , bukan di perkumpulan kaum pria atau di pasar yang banyak kaum lelakinya . "
- See more at: http://berkah2013.blogspot.co.id/2013/09/inilah-10-wanita-yang-dirindukan-surga.html#sthash.DGzWcFET.dpuf

Senin, 26 Oktober 2015

Aku Hanya Selembar Daun Kering yang Tak Berdaya






Janganku suaraku, ya ‘AZIZ
.. 
Sedangkan firman-MU pun diabaikan ..

Jangankan ucapanku, ya QAWIY ..
Sedangkan ayat-MUpun disepelekan ..

Jangankan cintaku, ya DZUL QUWWAH ..
Sedangkan kasih sayang-MU pun dibuang ..

Jangankan sapaanku, ya MATIN ..
Sedangkan solusi tawaranMUpun diremehkan ..

Betapa naifnya harapanku untuk diterima oleh mereka ..
Sedangkan jasa penciptaanMU pun dihapus ..

Betapa lucunya dambaanku untuk didengarkan oleh mereka ..
Sedangkan kitabMU diingkari oleh seribu peradaban ..

Betapa tidak wajar aku merasa berhak untuk mereka hormati ..
Sedangkan Rahman RahimMU diingat hanya sangat sesekali ..


Betapa tak masuk akal keinginanku untuk tak mereka sakiti ..
Sedangkan kekasihMU Muhammad dilempar batu ..
Sedangkan IbrahimMU dibakar ..
Sedangkan YunusMUdicampakkan ke laut ..
Sedangkan NuhMU dibiarkan kesepian ..


Akan tetapi wahai Qadir Muqtadir ..
Wahai Jabbar Mutakabbir ..
Engkau Maha Agung dan aku kerdil ..
Engkau Maha Dahsyat dan aku picisan ..
Engkau Maha Kuat dan aku lemah ..
Engkau Maha Kaya dan aku papa ..
Engkau Maha Suci dan aku kumuh ..
Engkau Maha Tinggi dan aku rendah serendah-rendahnya ..


Akan tetapi wahai Qahir wahai Qahhar ..
Rasul kekasihMU maíshum dan aku bergelimang hawaí ..
Nabi utusanMU terpelihara sedangkan aku terjerembab-jerembab ..


Wahai Mannan wahai Karim ..
Wahai Fattah wahai Halim ..
Aku setitik debu namun bersujud kepada-MU ..
Aku sehelai daun kering namun bertasbih kepada-MU ..
Aku budak yang kesepian namun yakin pada kasih sayang dan pembelaan-MU ...





* Salam Ukhuwah Islamiyah dari Andi Ibnoe Badawi Mazid




Kamis, 22 Oktober 2015

Keutamaan Bulan Muharram dan Hari Asyura



     Muharram adalah bulan di mana umat Islam mengawali tahun kalender Hijriah berdasarkan peredaran bulan. Muharram menjadi salah satu dari empat bulan suci yang tersebut dalam Al-Quran.
"Jumlah bulan menurut Allah adalah dua belas bulan, tersebut dalam Kitab Allah
pada hari Dia menciptakan langit dan bumi. Di antara kedua belas bulan itu ada empat bulan yang disucikan."
Keempat bulan itu adalah, Zulqaidah, Zulhijjah, Muharram dan Rajab. Semua ahli tafsir Al-Quran sepakat dengan hal ini karena Rosululullah SAW dalam haji kesempatan haji terakhirnya
mendeklarasikan, "Satu tahun terdiri dari dua belas bulan, empat di antaranya adalah bulan suci. Tiga di antaranya berurutan yaitu Zulqaidah, Zulhijjah, Muharram dan ke empat adalah bulan Rajab."
Selain keempat bulan khusus itu, bukan berarti bulan-bulan lainnya tidak memiliki keutamaan, karena masih ada bulan Ramadhan yang diakui sebagai bulan paling suci dalam satu satu tahun. Keempat bulan tersebut secara khusus disebut bulan-bulan yang disucikan karena ada
alasan-alasan khusus pula, bahkan para penganut paganisme di Makkah mengakui keempat bulan tersebut disucikan.
Pada dasarnya setiap bulan adalah sama satu dengan yang lainnya dan tidak ada perbedaan dalam kesuciannya dibandingkan dengan bulan- bulan lain. Ketika Allah Swt memilih bulan khusus untuk menurunkan rahmatnya, maka Allah Swt lah yang memiliki kebesaran itu atas
kehendakNya.

Keutamaan Bulan Muharram
Nabi Muhammad SAW bersabda :
" Ibadah puasa yang paling baik setelah puasa Ramadan adalah berpuasa di bulan Muharram."
Meski puasa di bulan Muharram bukan puasa wajib, tapi mereka yang berpuasa pada bulan Muharram akan mendapatkan pahala yang besar dari Allah SWT Khususnya pada tanggal 10 Muharram yang dikenal dengan hari 'Asyura.
Ibnu Abbas mengatakan, ketika Nabi Muhammad SAW hijrah dari Makkah ke Madinah, beliau menjumpai orang-orang Yahudi di Madinah biasa berpuasa pada tanggal 10 Muharram. Menurut orang-orang Yahudi itu, tanggal 10 Muharram bertepatan dengan hari ketika Nabi Musa dan
pengikutnya diselamatkan dari kejaran bala tentara Firaun dengan melewati Laut Merah, sementara Firaun dan tentaranya tewas tenggelam.
Mendengar hal ini, Nabi Muhammad Saw mengatakan, "Kami lebih dekat hubungannya dengan Musa daripada kalian" dan langsung menyarankan agar umat Islam berpuasa pada hari 'Asyura. Bahkan dalam sejumlah tradisi umat Islam, pada awalnya berpuasa pada hari 'Asyura
diwajibkan. Kemudian, puasa bulan Ramadhan-lah yang diwajibkan sementara puasa pada hari 'Asyura disunahkan.
Dikisahkan bahwa Aisyah mengatakan, "Ketika Rosullullah tiba di Madinah, ia berpuasa pada hari 'Asyura dan memerintahkan umatnya untuk berpuasa. Tapi ketika puasa bulan Ramadhan menjadi puasa wajib, kewajiban berpuasa itu dibatasi pada bulan Ramadhan saja dan  kewajiban puasa pada hari 'Asyura dihilangkan. Umat Islam boleh berpuasa pada hari itu jika dia mau atau boleh juga tidak berpuasa, jika ia mau." Namun, Rosulullah SAW biasa berpuasa pada hari 'Asyura bahkan setelah melaksanakan puasa wajib di bulan Ramadhan.
Abdullah Ibn Mas'ud mengatakan, "Nabi Muhammad lebih memilih berpuasa pada hari 'Asyura dibandingkan hari lainnya dan lebih memilih berpuasa Ramadhan dibandingkan puasa 'Asyura." (HR Bukhari dan Muslim). Pendek kata, disebutkan dalam sejumlah hadist bahwa puasa di hari 'Asyura hukumnya sunnah.
Beberapa hadits menyarankan agar puasa hari 'Asyura diikuti oleh puasa satu hari sebelum atau sesudah puasa hari 'Asyura. Alasannya, seperti diungkapkan oleh Nabi Muhammad SAW, orang Yahudi hanya berpuasa pada hari 'Asyura saja dan Rosulullah ingin membedakan puasa umat Islam dengan puasa orang Yahudi. Oleh sebab itu ia menyarankan umat Islam berpuasa pada hari 'Asyura ditambah puasa satu hari sebelumnya atau satu hari sesudahnya (tanggal 9 dan 10 Muharram atau tanggal 10 dan 11 Muharram).
Selain berpuasa, umat Islam disarankan untuk banyak bersedekah dan menyediakan lebih banyak makanan untuk keluarganya pada 10 Muharram. Tradisi ini memang tidak disebutkan dalam hadist, namun ulama seperti Baihaqi dan Ibnu Hibban menyatakan bahwa hal itu boleh
dilakukan.

Legenda dan Mitos Hari 'Asyura
            Meski demikian banyak legenda dari salah pengertian yang terjadi di kalangan umat Islam menyangkut hari 'Asyura, meskipun tidak ada sumber otentiknya dalam Islam. Beberapa hal yang masih menjadi keyakinan di kalangan umat Islam adalah legenda bahwa pada hari'Asyura Nabi Adam diciptakan, pada hari 'Asyura Nabi Ibrahim dilahirkan, pada hari 'Asyura Allah Swt menerima tobat Nabi Ibrahim, pada hari 'Asyura Kiamat akan terjadi dan siapa yang mandi pada  hari 'Asyura diyakini tidak akan mudah terkena penyakit. Semua legenda itu sama sekali tidak ada dasarnya dalam Islam. Begitu juga dengan keyakinan bahwa disunnahkan bagi mereka untuk menyiapkan makanan khusus untuk hari 'Asyura.
Sejumlah umat Islam mengaitkan kesucian hari 'Asyura dengan kematian cucu Nabi Muhmmad Saw, Husain saat berperang melawan tentara Suriah. Kematian Husain memang salah satu peristiwa tragis dalam sejarah Islam. Namun kesucian hari 'Asyura tidak bisa dikaitkan dengan  peristiwa ini dengan alasan yang sederhana bahwa kesucian hari 'Asyura sudah ditegakkan sejak zaman Nabi Muhammad SAW jauh sebelum kelahiran Sayidina Husain. Sebaliknya, adalah kemuliaan bagi Husain yang kematiannya dalam pertempuran itu bersamaan dengan  hari 'Asyura.
Anggapan-anggapan yang salah lainnya tentang bulan Muharram adalah kepercayaan bahwa bulan Muharram adalah bulan yang tidak membawa keberuntungan, karena Husain terbunuh pada bulan itu. Akibat adanya anggapan yang salah ini, banyak umat Islam yang tidak melaksanakan pernikahan pada bulan Muharram dan melakukan upacara khusus sebagai  tanda ikut berduka atas tewasnya Husain dalam peperangan di Karbala, apalagi disertai dengan ritual merobek-robek baju atau memukuli dada sendiri.
Nabi Muhammad sangat melarang umatnya melakukan upacara duka karena meninggalnya seseorang dengan cara seperti itu, karena tindakan itu adalah warisan orang-orang pada zaman jahiliyah.
Rasulullah bersabda, "Bukanlah termasuk umatku yang memukuli dadanya, merobek bajunya dan menangis seperti orang-orang pada zaman jahiliyah."


Bulan Pengampunan Dosa
            Bulan Muharram adalah bulan pertama dalam sistem kalender Islam. Kata Muharram artinya 'dilarang'. Sebelum datangnya ajaran Islam, bulan Muharram sudah dikenal sebagai bulan suci dan pada bulan ini dilarang untuk melakukan hal-hal seperti peperangan dan pertumpahan
darah.
Seperti sudah disinggung di atas, bahwa bulan Muharram banyak memiliki keistimewaan. Khususnya pada tanggal 10 Muharram. Beberapa kemuliaan tanggal 10 Muharram antara lain Allah SWT akan mengampuni dosa-dosa setahun sebelumnya dan setahun ke depan. (Tarmidzi)




            Semoga artikel tentang Keutamaan Bulan Muharram dan Hari Asyura ini bisa bermanfaat, menginspirasi dan bisa menambah ilmu pengetahuan serta wawasan kita. Aamiin

* Salam Ukhuwah Islamiyah dari Andi Ibnoe Badawi Mazid

Kamis, 08 Oktober 2015

Keutamaan Dan Rahasia Hari Jum'at


    

    Rosulullah SAW sangat memuliakan hari Jumat. Dalam banyak riwayat, Rosulullah bahkan meminta kita memuliakan hari itu. Dalam sebuah riwayat, Rosulullah pernah bersabda :

“ Hari terbaik di mana matahari terbit di dalamnya ialah hari Jumat. Pada hari itu Adam Alaihissalam diciptakan, dimasukkan ke surga, dikeluarkan daripadanya dan kiamat tidak terjadi kecuali di hari Jum'at.” [Riwayat Muslim]
Rosulullah juga pernah bersabda :
Sesungguhnya hari yang paling utama bagi kalian adalah hari Jum'at, maka perbanyaklah sholawat kepadaku di dalamnya, karena sholawat kalian akan ditunjukkan kepadaku, para sahabat berkata : ‘Bagaimana ditunjukkan kepadamu sedangkan engkau telah menjadi tanah?’ Nabi bersabda: ‘Sesungguhnya Allah mengharamkan bumi untuk memakan jasad para Nabi.” ( Shohih. HR. Abu Dawud, Ibnu Majah, An- Nasa’i )
Keistimewaan lain hari Jumat adalah saat-saat dikabulkannya do'a, yaitu saat-saat terakhir setelah sholat ashar ( seperti yang dijelaskan dalam banyak hadits ) atau di antara duduknya imam di atas mimbar saat berkhutbah Jum'at sampai sholat selesai ditunaikan.
  • Amalan Mulia
Allah mengkhususkan hari Jumat ini hanya bagi kaum Muslimin dari seluruh kaum dari umat-umat terdahulu. Di dalamnya banyak rahasia dan keutamaan yang datangnya langsung dari Allah.
Beberapa rahasia keagungan hari Jumat adalah sebagai berikut :
1. Pertama, Hari Keberkahan
         Di mana di hari Jumat berkumpul kaum Muslimin di masjid-masjid untuk mengikuti sholat dan sebelumnya mendengarkan dua khutbah Jumat yang mengandung pengarahan dan pengajaran serta nasihat-nasihat yang ditujukan kepada kaum muslimin yang kesemuanya mengandung manfaat agama dan dunia.
Ibnu Qayyim al-Jauziyyah rahimahullah menyebut hari Jum'at memiliki 33 keutamaan.
Bahkan Imam as-Suyuthi menyebut ada 1001 keistimewaan.
2. Kedua, Hari Dikabulkannya do'a
Di antara rahasia keutamaan hari Jumat lain adalah, di hari itu terdapat waktu-waktu dikabulkannya do'a.
Di hari Jum'at itu terdapat satu waktu yang jika seorang Muslim melakukan sholat di dalamnya dan memohon sesuatu kepada Allah Ta’ala, niscaya permintaannya akan dikabulkan.’ Lalu beliau memberi isyarat dengan tangannya yang menunjukkan sedikitnya waktu itu.” [ HR.Bukhari dan Muslim ]
Dari Abu Hurairah, Rosulullah bersabda :
Sesungguhnya pada hari Jum'at terdapat waktu mustajab bila seorang hamba muslim melaksanakan sholat dan memohon sesuatu kepada Allah pada waktu itu, niscaya Allah akan mengabulkannya.”
[ Muttafaqun Alaih ]

3. Ketiga, Hari Diperintahkannya Shalat Jumat
Rosulullah bersabda :
Hendaklah kaum-kaum itu berhenti dari meninggalkan sholat Jum'at. Atau ( jika tidak ) Allah pasti akan mengunci hari mereka, kemudian mereka pasti menjadi orang- orang yang lalai.” [ HR.Muslim ]
Dalam riwayat lain Rosulullah menyebutkan :
Sholat Jum'at adalah hak yang diwajibkan kepada setiap Muslim kecuali empat orang : budak, atau wanita, atau anak kecil, atau orang sakit.”[ HR.Abu Daud ]
Hai orang-orang beriman, apabila diseru untuk menunaikan sholat Jum'at, maka bersegeralah kamu kepada mengingat Allah dan tinggalkanlah jual beli, yang demikian itu lebih baik bagimu jika kamu mengetahui.” [ QS: Al-Jumu'ah:9 ]
Barangsiapa yang bersuci dan mandi, kemudian bergegas dan mendengar khutbah dari awal, berjalan kaki tidak dengan berkendaraan, mendekat dengan imam, lalu mendengarkan khutbah dan tidak berbuat sia-sia, maka baginya bagi setiap langkah pahala satu tahun baik puasa dan sholatnya..”

4. Keempat, Hari Pembeda antara Islam dan Non- Muslim
Hari Jum'at adalah hari istimewa bagi kaum Muslim. Selain itu diberikan Nabi untuk membedakan antara harinya orang Yahudi dan orang Nashrani.
Abu Hurairah meriwayatkan :
Rosulullah bersabda : “Allah telah memalingkan orang-orang sebelum kita untuk menjadikan hari Jum'at sebagai hari raya mereka, oleh karena itu hari raya orang Yahudi adalah hari Sabtu, dan hari raya orang Nasrani adalah hari Ahad, kemudian Allah memberikan bimbingan kepada kita untuk menjadikan hari Jumat sebagai hari raya, sehingga Allah menjadikan hari raya secara berurutan, yaitu hari Jum'at, Sabtu, dan Ahad.
Dan di hari kiamat mereka pun akan mengikuti kita seperti urutan tersebut, walaupun di dunia kita adalah penghuni yang terakhir, namun di hari kiamat nanti kita adalah urutan terdepan yang akan diputuskan perkaranya sebelum seluruh makhluk.”
[ HR. Muslim ]

5. Kelima, Hari Allah SWT menampakan diri
Dalam sebuah riwayat disebutkan,Hari Jumat Allah SWT menampakkan diri kepada hamba-hamba-Nya yang beriman di Surga.
Dari Anas bin Malik dalam mengomentari ayat:
Dan Kami memiliki pertambahannya” ( QS.50:35 ) mengatakan:”Allah menampakkan diri kepada mereka setiap hari Jumat.”
Dan masih banyak keistimewan hari Jum'at.
Di antaranya adalah : Dalam “al-Musnad” dari hadits Abu Lubabah bin Abdul Munzir, dari Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wasallam, beliau bersabda: “Penghulunya hari adalah hari Jum'at, ia adalah hari yang paling utama di sisi Allah Subhanahu Wata’ala, lebih agung di sisi Allah Subhanahu Wata’ala dari pada hari Idul Fitri dan Idul Adha."
Pada hari Jum'at tersebut terdapat lima keistimewaan: Hari itu, bapak semua umat manusia, Nabi Adam ‘Alaihissalam diciptakan, diturunkan ke dunia, dan wafat.
Hari kiamat tak akan terjadi kecuali hari Jum’at.
Karena itu, Rosulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam, sangat memuliakan hari ini, menghormatinya, dan mengkhususkannya untuk beribadah dibandingkan hari-hari lainnya.

  • Etika Menyambut Hari Jumat
1. Mandi Jum’at (jinabat)
Mandi pada hari Jumat wajib hukumnya bagi setiap muslim yang baligh berdasarkan hadits Abu Sa’id Al Khudri, di mana Rosulullah bersabda, yang artinya: “Mandi pada hari Jum'at adalah wajib bagi setiap orang yang baligh.” ( HR. Bukhori dan Muslim )
Mandi Jum'at ini diwajibkan bagi setiap muslim pria yang telah baligh, tetapi tidak wajib bagi anak-anak, wanita, orang sakit, dan musafir. Sedangkan waktunya adalah sebelum berangkat sholat Jum'at.
Adapun tata cara mandi Jum'at ini seperti halnya mandi jinabat biasa.
Rosulullah bersabda yang artinya : “Barangsiapa mandi Jum'at seperti mandi jenabat.” (HR. Bukhari dan Muslim)
2. Berpakaian Bersih dan Memakai Wangi-Wangian
Rosulullah bersabda :
Siapa yang mandi pada hari Jum'at, bersuci sesuai kemampuan, merapikan rambutnya, mengoleskan parfum, lalu berangkat ke masjid, dan masuk masjid tanpa melangkahi di antara dua orang untuk dilewatinya, kemudian sholat sesuai tuntunan dan diam tatkala imam berkhutbah, niscaya diampuni dosa-dosanya di antara dua Jum’at.” [ HR. Bukhari ]
3. Menghentikan Aktivitas Jual-Beli dan Menyegerakan ke Masjid
Anas bin Malik berkata :
Kami berpagi-pagi menuju sholat Jumat dan tidur siang setelah sholat Jumat.” [ HR. Bukhari ]
Al Hafidz Ibnu Hajar berkata :
Makna hadits ini yaitu para sahabat memulai sholat Jum'at pada awal waktu sebelum mereka tidur siang, berbeda dengan kebiasaan mereka pada sholat zuhur ketika panas, sesungguhnya para sahabat tidur terlebih dahulu, kemudian sholat ketika matahari telah rendah panasnya.” ( Lihat Fathul Bari II / 388 )
4. Sholat Sunnah Sebelum dan Sesudah Shalat Jum’at
Abu Hurairah radhiallahu ‘anhu menuturkan bahwa Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda :
Barangsiapa mandi kemudian datang untuk sholat Jumat, lalu ia sholat semampunya dan dia diam mendengarkan khotbah hingga selesai, kemudian sholat bersama imam maka akan diampuni dosanya mulai Jumat ini sampai Jumat berikutnya ditambah tiga hari.” [ HR. Muslim ]
5. Membaca Surat Al Kahfi
Nabi bersabda yang artinya :
Barangsiapa yang membaca surat Al Kahfi pada hari Jumat maka Allah akan meneranginya di antara dua Jumat.”
6. Memperbanyak Sholawat
Dari Anas r.a, Rosulullah SAW bersabda :
Perbanyaklah shalawat pada hari Jumat dan malam Jumat.”  [ HR. Baihaqi ]
Dari Anas Radhiallahu ‘anhu, dia mengatakan, Rosulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam, bersabda :
Sebaik-baik hari kalian adalah hari Jum'at. pada hari itu Adam diciptakan, pada hari itu beliau diwafatkan, pada hari itu sangkakala ditiup, pada hari itu manusia bangkit dari kubur, maka perbanyaklah shalawat kepadaku pada hari itu, karena shalawat kalian akan diperlihatkan kepadaku”,
Para shahabat bertanya: “Wahai Rosulullah, bagaimana diperlihatkan kepada engkau sedangkan tubuh engkau sudah hancur ( sudah menyatu dengan tanah ketika sudah wafat ),
Beliau menjawab:
Sesungguhnya Allah Subhanahu Wata’ala mengharamkan kepada bumi untuk memakan ( menghancurkan ) jasad para Nabi.” [ HR. "al-Khamsah ]



          Semoga Artikel tentang  Keutamaan Dan Rahasia  Hari Jum'at ini bisa bermanfaat, menginspirasi dan bisa menambah ilmu pengetahuan serta wawasan kita. Aamiin

* Salam Ukhuwah Islamiyah dari Andi Ibnoe Badawi Mazid

Minggu, 20 September 2015

Sejuta Kesedihan Hanya Perlu Satu Tetes Air Mata



Hidup tak selalu indah ...

Langit tak selalu cerah ...
Suram malam tak berbintang ...
Itulah lukisan alam ...

Benar, hidup tidaklah selalu indah, ada saja ujian yang datang menghampiri setiap manusia, Disanalah manusia akan ditempa, ibarat manusia itu hanya sepotong besi, maka ujian akan menjadikan dia menjadi sebilah pedang, pedang yang tajam yang dibawa seorang kesatria pemberani ...

Bukankah besi harus dipukul, dibakar, dipukul lagi, dibakar lagi, dipukul lagi, dibakar lagi hingga ia menjadi pedang sejati. Besi tidak akan menjadi pedang hanya dengan di elus - elus saja.

Ujian menjadikan kita semmakin merasa lemah, merasa sangat tidak berdaya, dan ingin menyerah dan menggantungkan semua permasalahan kita pada Yang Maha Kuat, mencurhatkan berlembar - lembar kesedihan kita pada'Nya ditengah keheningan malam.

Dikala malam sunyi sepi ...
Bani insan tenggelam dalam mimpi ...

Musafir yang malang ini, pergi membasuh diri untuk menghadap'Mu oh Tuhan ...

Lemah lututku berdiri ...
Dihadapan'Mu tangisanku keharuan ...
Hamba yang lemah serta hina ...
Engkau terima jua mendekati ...
Dibawah duli Kebesaran'Mu ...

Tuhan, hamba belum pasti ...
Bagaimana penerimaan'Mu dikala mendengarkan pengaduanku ...
Ku yakin Kau tak mungkiri dalam wahyu yang Kau Nuzulkan ...
Kau berjanji menerima pengaduanku ...

Dan ...
Kau berjanji sudi mengampunkanku dari segala dosa yang kulakukan ...
Ampunan'Mu Tuhan lebih besar dari kesalahan insan ...

Hamba yakin dengan keampunan'Mu Tuhan ...
Bukan tidak Ridha, cuma hendak mengadu pada'Mu ...
Tempat hamba kembali nanti disana ...

Subhanallah ... Sungguh indah penciptaan Allah ... Sebuah air bening pelepas segala kegundahan dan kesedihan... Tidaklah Allah ciptakan semuanya dengan sia - sia, kadang kita meremehkan air mata ini. Kita anggap "Cengeng" bila menangis, kita anggap gagah kalau bersikap tegar tanpa air mata.

Bukankah kita terlahir dengan tangisan, dengan air mata??? Air yang menjadi penguat setiap kita merasa lemah... Bukankah setelah menangis kita merasa lega, bukankah setelah menangis kita merasa lebih ringan, bhakan air mata ini bisa membentengi kita dari panas api neraka ketika kita mengeluarkannya dalam rangka menyadari dan menginsafi segala dosa dan kesalahan kita??

Menangislah, kadang manusia terlalu sombong tuk menangis ...
Lalu untuk apa air mata tlah tercipta ...
Bukan hanya bahagia yang tercipta didunia ...

Sahabat, menangislah bila permasalahan sudah tidak sanggup kau pikirkan, menangislah bila permasalahan sudah sangat menyesakkan dadamu, menangislah bila kau sudah mulai kehilangan senyum ceriamu, menangislah seperti bayi - bayi dimalam hari, tapi kuatlah seperti singa - singa di siang hari ...

Karena air mata itu sangat hebat, lihat dia kecil tapi sanggup menanggung sejuta kesedihan kita... Setelah selesai menangis, tersenyumlah sebentar, tersenyumlah yang lebar, tersenyumlah yang tulus, dan siaplah menjadi pedang yang tajam... Pedang yang lebih kuat, dan pedang yang lebih hebat ...

Jadilah rumput yang lemah lembut... Tak luruh dipukul ribut ...
Bagai karang didasar lautan... Tak terusik di landa badai ...

Suburkanlah sifat sabar didalam jiwa kita ...




           Semoga Artikel tentang Sejuta Kesedihan Hanya Perlu Satu Tetes Air Mata ini bisa bermanfaat, menginspirasi dan bisa menambah ilmu pengetahuan serta wawasan kita. Aamiin

* Salam Ukhuwah Islamiyah dari Andi Ibnoe Badawi Mazid

Sabtu, 12 September 2015

Jika Aku Menikah, Izinkanlah Aku Menikahinya Karena-Mu Ya Allah





Ketika hati ini telah jatuh dalam lembah bernama cinta ..
Ketika virus-virusnya telah meracuni dan menyebar kesuluruh jiwa ..
Maka “antibodi” bernama akal sehat telah terkalahkan begitu saja ..
Segala cara dan upaya dilakukan untuk menunjukkan kepada sang pujaan hati ..
Bahwa “ INILAH CINTA ... ”

Cinta yang di anugrahkan oleh Rabb kita ..
Cinta yang indah ..
Cinta yang tulus ..
Cinta yang tidak akan lengkang oleh waktu, ya karena cinta memang yang begitu ‘Sempurna’...”


Dear Ayah dan Bunda ..
Tanpa terasa... sudah sekian lama aku hidup bersama kalian ..
Hidup dalam naungan cinta dan kasih sayang yang tiada henti bersama kalian ..
Bersama saudara-saudarku.. kakak dan adik ..
Adalah sebuah karunia yang terindah dalam hidupku ..

Dari kalian aku tahu ..
Apa itu baik, ... dan apa itu buruk ..
Dari kalian pula, ... aku belajar berjalan ..
Dan bertahan dalam kerasnya roda kehidupan ..

Cinta dan kasih sayang yang kalian tanamkan ..
Telah mampu menunjukan pada diriku ..
Bahwa hidup dengan cinta itu sangatlah indah ..
Sangat berwarna ..

Ayah dan Bunda ..
Saat detik jam berdetak untuk kesekian kalinya ..
Aku tersadar ... Bahwa aku kini bukan “lelaki kecil” kalian lagi ..
Kata orang aku sudah beranjak dewasa ... Benarkah????

Entah mengapa ..
Aku mulai merasakan ada yang berubah pada diriku ..
Fisikku ... kepribadianku ... sifatku ... bahkan perasaanku ..

Ketika ada seseorang datang dan memberikan perhatian padaku ..
Aku merasa berbeda ..
Ada debar-debar aneh dalam hatiku ..

Ketika dia menyapaku ... aku sangat senang dan tersipu ..
Namun ketika dia menghilang ... aku merasakan gundah yang luar biasa ..
Terkadang ... hati ini merajuk ..
Ingin rasanya mendapat perhatian lebih darinya ..
Bukan berarti perhatian dari kalian tidak memuaskanku ..
Tapi entahlah ... sepertinya perhatian yang dia berikan padaku terasa “berbeda” dari yang kalian berikan ..
Terasa lebih indah ..
Aku sering marah bila sikapnya terlalu cuek padaku ..
Sering menangis manakala dia mengacuhkan dan menyakiti perasaanku ..

Bunda ..
Aku tidak tau.. apa yang terjadi pada diriku saat ini ??
Apa ada yang salah dengan diriku??

Benarkah aku telah jatuh hati padanya??
Benarkah virus merah jambu itu telah membuat hatiku “sakit” seperti ini ...??
Apa dulu bunda merasakan apa yang aku rasakan sekarang?

Aku tidak tahu ..
Bagimana aku harus mengatur perasaanku ..
Semua cinta dan sayang yang ada dalam hatiku ini muncul tanpa aku memintanya ..

Aku tau ..
Mungkin aku belumlah pantas memupuk rasa ini ..
Tapi aku ini hanya lelaki biasa yang terkadang tidak mampu menolaknya ..
Aku seperti dirimu bunda ..
Yang tersenyum manakala senang ..
Yang menangis manakala sedih ..
Dan marah manakala kecewa ..

Aku ingin belajar hidup sepertimu ..
Belajar mencintai pasangan seumur hidupku ..
Belajar mencintai dan menyayangi anak-anakku kelak ..

Ayah dan Bundaku tercinta ..
Bolehkah aku mengajukan sebuah permintaan padamu??

Ijinkan aku menikah ..

Ijinkan aku memupuk perasaan dalam hatiku ini ..

Ijinkan aku untuk mencintainya dan menyayanginya dengan cara yang syar’i ..

Ijinkan aku hidup bersama orang yang ku cintai ..

Rasanya aku tidak sanggup ..
untuk membuang jauh-jauh perasaan yang ada dalam hatiku ini ..
Aku begitu mencintainya ..
Begitu mengharapkanya ..
Tapi aku tidak bisa menunjukkanya ..
Kecuali bila aku telah resmi memilikinya ..
Karena itulah jalan yang halal ..
Jalan yang diridhoi Alloh bagi hambanya yang saling mencinta ..
Jalan yang disamping kanan-kirinya terhampar limpahan pahala ..

Aku sadar ..
Aku memang masih muda ..
Bahkan mungkin ..
kalian masih menganggapku “lelaki kecil” manja dan kekanak-kanakan ..
Tapi ... apakah usai itu adalah patokan kedewasaan Ayah??
Apa usia muda itu suatu kesalahan untuk berumah tangga Bunda??

Aku ingin belajar tentang kehidupan ..
Aku ingin belajar lebih dalam mengenal cinta dan sayang ..
Aku ingin belajar lebih dewasa ..
Aku ingin belajar berumah tangga ..

Permintaanku hanya satu ..

Kepercayaan ...

Agar aku yakin .. Bahwa aku bisa menjadi seorang suami yang baik sepertimu ayahku ...
Juga bisa menjadi ayah teladan bagi anak-anakku kelak .. Semoga ... :)

“ Ketika mulut tak sanggup mengungkap ... biarkanlah hati yang bicara ..”

Jika nanti aku menikah ..
Mungkinkah kelak mahar calon istriku, seindah mahar Ummu Sulaim pada Abu Thalhah ?
“ Cukuplah keislamanmu menjadi maharnya ”

Jika nanti aku menikah ..
Mungkinkah aku bisa sebijak Ali pada istrinya Fatimah?

Jika nanti aku menikah ..
Mungkinkah aku akan sebahagia dan setegar Ali ?

Yang menjadikan Fatimah sebagai satu-satunya bidadari baginya ?
Hidup seperti Ali bin Abi Thalib yang fakir namun pemberani ?
Terkadang hanya makan sekali sehari dan itupun sebuah roti yang sangat keras ketika dinikmati?

Jika nanti aku menikah ..
Akankah aku seistimewa Rasul Mu?
Ketika, Rasulullah berkata pada Aisyah ..
“ Duhai Aisyah ... ya Khumaira ... engkau adalah istriku dunia akhirat ”

Jika nanti aku menikah ...
Siap dan sanggupkah aku melepas Imam dalam hidupku ini berjibaku dalam tuntutan dakwah dan tak banyak waktu untuk memanjakanku?

Jika nanti aku menikah ..
Akankah cinta ini akan bisa terbagi dengan adil?
Agar Rabb-ku tak merasa cemburu padaku?

Jika nanti aku menikah ...
Sanggupkah aku menjadi bertahan bersama bidadariku Menyusuri lautan kehidupan ..
Meski gelombang tak berhenti membuat layar ini terombang-ambing ..
Dalam celah sepertiga malamku ... Terselip sebuah doa sederhana ..

Ya Rabbi ..
Jika nanti aku menikah ..
Jadikanlah Aku sebagai Imam yang akan mengarahkan Istri dan Anak ku kepada Syariatmu ..
Jadikan aku sebijak Rosulullah SAW ..
Jadikan aku sebahagia dan setegar Ali yang bersahaja ..
Jadikan aku seistimewa Umar ..
Dan jadikanlah aku seorang mujahid yang kelak syahid di jalan-Mu ..

Teruntuk kalian wahai bidadari dunia ... semoga Allah senantiasa menjagakan tahta mu diatas keimanan dan kecintaan pada-Nya, pada Rosul-Nya, dan pada Dien ini ... Aamiin




      Semoga Artikel tentang Jika Aku Menikah, Izinkanlah Aku Menikahinya Karena-Mu Ya Allah ini bisa bermanfaat, menginspirasi dan bisa menambah ilmu pengetahuan serta wawasan kita. Aamiin

* Salam Ukhuwah Islamiyah dari Andi Ibnoe Badawi Mazid

Jumat, 11 September 2015

Wanita Sholehah Itu Bidadari Dunia



  
     
Allah SWT dan Islam mengangkat darjat dan nilai wanita yang sholehah. Dengan sifat sholehah itu, wanita menjadi mahal dan mulia. Bukan sebarangan harta, tetapi sebaik-baik harta. Dalam kata lain, tidak ternilai.

Semakin jauh seorang hamba daripada Allah dan Islam, semakin tidak bernilai hamba itu. Semakin dekat seorang hamba itu kepada Allah dan Islam, semakin bernilai dan tinggi derajat hamba itu.

Maka, wanita yang lebih dekat kepada Allah dan Islam, lebih bernilai dan mulia wanita itu.

Wanita yang mahal dan mulia pada pandangan Islam ialah wanita yang tidak meletakkan derajat dan kemuliaannya pada wang dan harta, tetapi pada iman dan kasih suci dalam hati, perkataan dan perlakuannya.

Kalau diletakkan nilai dirinya pada uang, uang susah diurus, akan hilang dan habis.
Kalau diletakkan pada iman dan kasih suci dalam hati, perkataan dan perlakuannya, ia akan berkekalan sehingga hari kiamat dan seterusnya membawanya ke syurga Allah. InsyaAllah.



Dengan sifat sholehah itulah wanita menjadi mulia.
Auratnya kan tidak terlihat murah.
Akhlaknya kan sopan tidak mudah berubah.
Prinsipnya kan kuat tidak tergugah.

Karena iman yang mengikat,
membuat seorang wanita itu menjadi hebat.

Ingin menjadi
muslimah sejati itu susah ...
mukminah itu tambah susah ...
mujahidah itu juga payah ...

Namun, susah-payah itu takkan dilupakan
akan dihargai, akan ditambahi
demi sholehah, demi Allah
karena akhirnya pasti indah.




          Semoga artikel tentang Wanita Sholehah Itu Bidadari Dunia  ini bisa bermanfaat, menginspirasi dan bisa menambah ilmu penngetahuan serta wawasan kita. Aamiin

* Salam Ukhuwah Islamiyah dari Andi Ibnoe Badawi Mazid


Cara Agar Menjadi Bidadari Bagi Suami


  
      Bidadari identik dengan makhluk penghuni surga yang cantik jelita dan baik pula perangainya. Bagaimana caranya Menjadi Bidadari Bagi Suami? Terdapat beberapa ayat dalam Al-Qur’an yang menjelaskan tentang hal ini. Salah satunya ada dalam ayat berikut ini:

“ Di dalam surga – surga ada bidadari – bidadari yang baik – baik lagi cantik – cantik.”. (Qs. Ar-Rahman: 70)

Bidadari surga diciptakan sangat istimewa, sebagai sosok wanita yang Allah ciptakan dengan penuh kesempurnaan yang didambakan pria. Dengan segala keistimewaan yang ada dalam dirinya, kiranya itu menjadi tantangan bagi wanita di dunia untuk bisa berusaha menyamai karakteristik bidadari surga.

Lalu bagaimanakah agar sang istri bisa menjadi bidadari bagi suaminya selama kehidupan di dunia ini? Inilah yang perlu dilakukan istri agar senantiasa menjadi bidadari bagi suami :

  • 1. Manis ucapannya, santun perkataannya
      Ucapan yang baik, santun dan lembut dari sang istri akan membuat suami merasa nyaman, diperhatikan dan dihargai oleh sang istri. Hal ini dapat terus menumbuhkan benih-benih cinta di hati sanubari sang suami.

  • 2. Lembut perilakunya, baik akhlaknya
     Siapapun akan menyukai berinteraksi dengan seseorang yang berakhlak mulia. Tak terkecuali dengan suami kita. Dengan kelembutan perilaku dan akhlak mulia sang istri, suami akan merasa nyaman dan bersyukur memiliki pasangan hidup yang baik.

  • 3. Berhias dan harum bau tubuhnya saat bersama suami
     Untuk para istri, berhiaslah dan percantiklah dirimu dengan hal – hal yang Allah halalkan, karena istri shalihah bukan hanya yang tekun beribadah saja, namun seorang istri yang bisa menyenangkan hati suami ketika dia memandangnya. Karena itu sebaiknya seorang perempuan shalihah senantiasa menjaga daya tarik dirinya bagi suaminya. Jika istri senantiasa berhias dan mempercantik diri di hadapan suami, itu akan menjadi hal yang menjaga daya tarik istri terhadap suami. Pakailah wewangian yang disukai oleh suami saat berada di rumah. Di masa sekarang ini, yang terjadi seringkali justru kebalikannya: istri berdandan habis-habisan dan memakai parfum saat akan keluar rumah. Saat di rumah justru enggan berdandan dan memakai parfum serta memakai pakaian daster yang sudah kusam.

  • 4.Senantiasa selalu berusaha mendapatkan hati dan cinta suami
      Menjadi bidadari bagi suami bukanlah hal yang mudah. Semestinya istri selalu berusaha mendapatkan hati dan cinta suami serta selalu mengharap ridha suaminya. Dia menyadari sepenuhnya bahwa ridlo suami adalah jalan untuk meraih ridlo Allah SWT. Dia juga akan sepenuhnya memenuhi hak-hak suami dan memuliakannya dengan sepenuh hati dan segenap jiwa.




       Semoga artikel tentang Cara Agar Menjadi Bidadari Bagi Suami ini bisa bermanfaat, menginspirasi dan bisa menambah ilmu pengetahuan serta wawasan kita. Aamiin

* Salam Ukhuwah Islamiyah dari Andi Ibnoe Badawi Mazid
        


Rabu, 09 September 2015

Kasih Ibu Sepanjang Masa, Kasih Anak Sepanjang Galah




       Melahirkan adalah proses dimana seorang bayi lahir dari dalam perut ibunya. Sungguh itu adalah perjuangan yang amat panjang dan menyakitkan.

Bahkan dikatakan bahwa rasa sakit melahirkan itu seperti ketika jari diikat karet dengan amat kencang hingga terhenti aliran darah.

Rasa sakit ketika melahirkan akan terus bertambah hingga bayi keluar. Inilah yang seorang ibu rasakan ketika hendak melahirkan bayinya.

Namun, ada hal lain yang membuat seorang ibu lebih merasa sakit lagi. Seperti dalam kisah berikut.

Suatu hari, seorang anak meminta ibunya untuk disiapkan air hangat untuk mandi. Dengan ikhlas ibunya menyiapkan air hangat untuk anaknya tersebut.

Setelah siap, anaknya malah dengan kasar bicara pada ibunya jika air yang ibunya siapkan terlalu lama. Ibunya hanya terdiam.

Setelah mandi, anaknya bersiap untuk pergi bersama teman-teman. Ibunya bertanya kemana anaknya akan pergi, namun lagi-lagi dijawab dengan kasar bahwa ia akan pergi dengan teman-temannya.

Malam hari ketika anaknya pulang, didapati rumah kosong. Ibunya tidak ada di dalam rumah. Ia marah-marah karena rumah kosong, terlebih perutnya sedang kosong, marahnya semakin menjadi.

Tak lama, ibunya sampai di rumah dan mengucap salam padanya. Dengan kesal, sang anak bertanya kemana ibunya pergi. Bahkan, hampir saja ia marah tapi ibunya segera menunda amarahnya.

"Tunggu dulu, kamu jangan marah dulu. Ibu pergi tadi di rumah tetangga kita istri Pak Rizal, baru magrib tadi beliau meninggal," kata sang ibu.

"Lho, bukannya dia tidak sakit bu? Kenapa dia meninggal?," tanya anak penasaran.

"Beliau meninggal ketika melahirkan anaknya. Begitulah perjuangan seorang ibu, ia rela mempertaruhkan nyawa demi melahirkan buah hatinya," sahut ibu.

"Jadi, ibu dulu juga bertaruh nyawa demi melahirkanku ya bu?", tanya sang anak.

Dengan mata berkaca-kaca, sang ibu menjawab, "Rasa sakit ketika ibu melahirkan tidak ada apa-apanya daripada rasa sakit yang ibu rasakan ketika kamu membentak dan berkata kasar pada ibu."

Seketika itu, sang anak kemudian memohon ampun pada ibunya dan menangis sambil memeluk ibunya.

Pelajaran buat kita, janganlah membuat ibu kita sedih atas perkataan kita. Ingat, beliau rela mempertaruhkan nyawa ketika melahirkan kita dan merawat kita hingga kita tumbuh dewasa.

Sayangilah Ibumu ...
Cintailah Ibumu ...
Hargailah Ibumu ...
Hormatilah Ibumu ...

Sebelum Engkau benar-benar kehilangan kasih sayang dan pelukan hangat darinya ... :'(



         Semoga Kisah tentang Kasih Ibu Sepanjang Masa, Kasih Anak Sepanjang Galah ini bisa bermanfaat, menginspirasi dan bisa menambah ilmu pengetahuan serta wawasan kita. Aamiin

* Salam Ukhuwah Islamiyah dari Andi Ibnoe Badawi Mazid

Jumat, 04 September 2015

8 Ciri-ciri Pernikahan Langgeng Sampai Surga


Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Dia menciptakan untukmu istri-istri dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tentram kepadanya, dan dijadikan-Nya di antaramu rasa kasih dan sayang. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berpikir.” (Ar-Rum: 21)

         Sahabat GMT ... Keluarga muslim dimana pun pasti menginginkan pernikahan yang langgeng, kalau perlu hingga ke surga bersama-sama. Berikut ini adalah ciri-ciri pernikahan yang langgeng, semoga dapat menginspirasi pasutri muslim untuk meniru karakter yang ada pada ciri-ciri berikut : 


  • 1. Saling Menerima Apa Adanya
      Setiap orang pasti memiliki kekurangan dan kelemahan, jika kita bisa menerima kekurangan pasangan, misalnya gaji kecil, suka berantakan, sulit berosialisasi, dan pasangan pun dapat menerima kekurangan kita, misalnya kurang teliti, gampang marah, cepat lupa, maka insya Allah pernikahan tersebut bisa langgeng hingga akhir hayat.

Tidak peduli bagaimana mertua, ipar, dan keluarga memandang pasutri tersebut, asalkan suami dan istri sama-sama bisa berdamai dengan kondisi masing-masing, bisa menerima apa adanya, maka tidak akan bermasalah.

  • 2. Merasa Saling Membutuhkan
      Coba sadari, jika kita tidak menikah dengan pasangan hidup yang saat ini, belum tentu kondisi kita setenang sekarang. Seburuk apapun kondisi yang ada, belum tentu akan lebih baik jika kita bersama dengan orang lain. Kesadaran atas hal ini akan membuat kita lebih bersyukur dan merasa saling membutuhkan dengan pasangan hidup kita.

  • 3. Ada Kejujuran di Kedua belah Pihak
      Kejujuran di antara pasangan merupakan hal penting, terutama kejujuran untuk hal-hal yang krusial. Bagaimana pun pasangan merupakan soulmate yang seharusnya paling mengerti tentang diri kita dan kita pun paling memahami tentang dirinya dan bagaimana perasaannya.

  • 4. Hubungan dengan KeluargaCenderung Harmonis
      Jika hubungan dengan ipar, mertua, sesama besan cenderung harmonis, tidak ada keributan yang berarti, in syaa Allah akan membuat sebuah pernikahan lebih awet dan langgeng. Hal ini dikarenakan adanya kedamaian di dalam rumah tangga tersebut yang menyebabkan suami dan istri merasa nyaman dan mempraktekkan rumahku surgaku!

  • 5. Saling bisa mengalah
      Kemampuan untuk bisa mengalah, memegang peranan penting dalam sebuah pernikahan. Bayangkan jika kedua pasutri sama-sama tidak bisa mengalahkan ego masing-masing, sudah pasti akan selalu terjadi keributan dan percekcokan sepanjang hari. Adakah hati yang betah selamanya bersama dengan orang yang tidak bisa mengalah?

  • 6. Bisa menjaga penampilan
      Baik istri maupun suami, jika masih mempedulikan penampilan di hadapan pasangan, dengan menjaga wangi badan, kerapihan pakaian, dan kebersihan, hal ini menandakan pasutri yang sama-sama ingin menarik hati pasangannya. Ada cinta dan nafsu yang in syaa Allah dirahmati Allah.

  • 7. Menyelesaikan masalah dengan aturan Allah
      Apapun masalahnya, pasutri yang menikah untuk beribadah pada Allah akan menyelesaikan persoalan  dengan aturan Allah, bukan dengan perasaan ataupun logika yang bisa saja menyesatkan. Baik itu masalah yang berkenaan dengan finansial, atau berkaitan dengan hubungan antar individu.

  • 8. Memiliki rencana masa depan
Sudahkah memiliki rencana masa depan untuk rumah tangga yang kita bangun? Jika belum, segera rancanglah!
Seperti apakah keluarga kita di masa depan, apakah kita ingin anak-anak menjadi hafiz dan hafizah? Apakah kita ingin mengeluarkan zakat penghasilan dalam jumlah lebih besar setiap tahunnya? Apakah kita ingin umroh atau naik haji dengan suami? Rancanglah masa depan bersama-sama, maka pernikahan dan rumah tangga yang dibina akan lebih awet dan langgeng bertahan di tengah badai seburuk apapun.



Demikianlah beberapa ciri pernikahan yang akan langgeng, bahkan bisa jadi sampai ke surga. Semoga rumah tangga kita termasuk di antaranya.

     

      Semoga Artikel tentang 8 Ciri-ciri Pernikahan Langgeng Sampai Surga ini bisa bermanfaat, menginspirasi dan bisa menambah ilmu pengetahuan serta wawasan kita. Aamiin

* Salam Ukhuwah Islamiyah dari Andi Ibnoe Badawi Mazid

Senin, 31 Agustus 2015

Tak Selamanya Pujian Itu Indah




Selama kita masih nyaman dipuji | Selama itu masih ada penyakit hati.
Sungguh pujian orang atas diri yang diungkapkan itu sumber bencana | Segeralah memohon perlindungan Allah, sebelum amal hangus dengan riya.

Saudariku ...
Cantik fiisik tampan wajah itu memang menarik | Bila dilindungi akhlak dan ketaatan jauh lebih baik.
Dipuji karena lahiriah itu membanggakan | Dikagumi karena iman lebih menenangkan.
Senang diperhatikan orang itu hal yang biasa | Malu dilihat lelaki itu sikap yang lebih utama

Saudariku ...
Jika seluruh tubuh dan wajah telah menjadi amanah | maka bila diumbar pada yang belum dihalalkan hanya akan jadi fitnah.
Wajah indah dan gambar cantikmu biarlah bagi dirimu dan suamimu | bila diunggah hanya jadi masalah karena semua bisa menikmatimu.
Sampai saatnya nanti engkau akan mengerti | sabarlah jadikan diri shalihah sampai nanti.
Tutupi dirimu dengan hijab syar'i, dan syar'ikan juga perilakumu | cukup gelar Muslimah sejati, kami do'akan ridha Allah bersamamu.

Saudara - saudariku ...
Jika pujian selalu engkau harapkan | akan jauh hatimu dari ketenangan.
Sampai kita lebih nyaman dengan amal tersembunyi | saat itulah kita merasakan kedekatan dengan Sang Ilahi.


Teruslah berbuat baik, jangan putus asa atau berhenti karena tidak mendapat pujian atau dihina orang lain,
Buanglah jauh-jauh keraguan dan mantapkanlah keyakinan, Sungguh Allah tidak akan pernah menyia-nyiakan sekecil apapun usaha dan perbuatan baik hamba-Nya yang ikhlas.


Alhabib Umar bin Hafidz berpesan :
" Keluarkanlah rasa takut kepada makhluk dari hatimu, maka engkau akan tenang dengan rasa takut kepada al-Khaliq (sang pencipta), Dan keluarkanlah rasa berharap kepada makhluk dari hatimu maka engkau akan merasakan kenikmatan dengan berharap pada sang Khaliq."

Wallahu a'lam bis shawab ...
Hadaanallahu wa iyyakum ajma'in ...




         Semoga artikel tentang Tak Selamanya Pujian Itu Indah ini bisa bermanfaat, menginspirasi dan bisa menambah ilmu pengetahuan serta wawasan kita. Aamiin

* Salam Ukhuwah Islamiyah dari Andi Ibnoe Badawi Mazid