Selasa, 09 Juli 2013

Kabupaten Tangerang

SEJARAH TERBENTUKNYA KABUPATEN TANGERANG
         Berdasarkan Po No. 34/2604 yang menyangkut pemindahan Jakarta Ken Yaskusyo ke Tangerang, maka Panitia Hari Jadi Kabupaten Tangerang menetapkan terbentuknya pemerintahan di Kabupaten Tangerang. Sebab itu , kelahiran pemerintahan daerah ini adalah pada tanggal 27 Desember 1943. Selanjutnya penetapan ini dikukuhkan dengan Peraturan Daerah Tingkat II Kabupaten Tangerang Nomor 18 Tahun 1984 tertanggal 25 Oktober 1984. Maka, secara resmi Kabupaten Tangerang terbentuk pada tanggal 27 Desember 1943.

Pertumbuhan perekonomian Kabupaten Tangerang sebagai daerah lintasan dan berdekatan dengan Ibukota Negara Jakarta melesat pesat. Apalagi setelah diterbitkannya Inpres No.13 Tahun 1976 tentang pengembangan Jabotabek, di mana kabupaten Tangerang menjadi daerah penyanggah DKI Jakarta.

Tanggal 28 Pebruari 1993 terbit UU No. 2 Tahun 1993 tentang Pembentukan Kota Tangerang. Berdasarkan UU ini wilayah Kota Administratif Tangerang dibentuk menjadi daerah otonomi Kota Tangerang, yang lepas dari Kabupaten Tangerang. Berkaitan itu terbit pula Peraturan Pemerintah No. 14 Tahun 1995 tentang pemindahan Ibu kota Kabupaten Dati II Tangerang dari Wilayah Kotamadya Dati II Tangerang ke Kecamatan Tigaraksa.

Akhirnya, pada awal tahun 2000, pusat pemerintahan Kabupaten Tangerang pun di pindahkan Bupati H. Agus Djunara ke Ibukota Tigaraksa. Pemindahan ini dinilai strategis dalam upaya memajukan daerah karena bertepatan dengan penerapan otonomi daerah, diberlakukannya perimbangan keuangan pusat dan daerah, adanya revisi pajak dan retribusi daerah, serta terbentuknya Provinsi Banten.

KEADAAN PENDUDUK

Kabupaten Tangerang yang memiliki luas wilayah 959,6 kilometer memiliki penduduk sebanyak 2.838.621 Jiwa dengan komposisi jumlah penduduk laki-laki sebesar 1.454.914 jiwa sedangkan perempuan 1.383.707. Kabupaten Tangerang di sebelah Utara berbatasan dengan laut jawa, wilayah selatan berbatasan dengan Kabupaten Bogor, wilayah Barat berbatasan dengan Kabupaten Lebak dan Kabupaten Serang dan di wilayah Timur berbatasan dengan Kota Tangerang. Kabupaten Tangerang memiliki 29 Kecamatan, 28 Kelurahan dan 246 Desa. Sebagai daerah sentra industri, keterlibatan penduduk dalam sektor ekonomi di Kabupaten Tangerang sebagian besar bekerja pada sektor industri. Dalam kenyataannya sektor industri lebih banyak menyerap lapangan pekerjaan dibanding sektor-sektor lainnya.

Pada tahun 2006, Persentase angkatan kerja juga masih didominasi kalangan laki-laki sebesar 66,4% sedangkan perempuan hanya 33,6%. Dari angka ini laki-laki yang bekerja mencapai 80,1% dan perempuan hanya 23,9%. Namun untuk persentase yang menganggur atau mencari pekerjaan dari kalangan laki-laki juga lebih besar dibanding perempuan, yaitu 51% berbanding 49%. Sebaliknya persentase bukan angkatan kerja didominasi perempuan, dimana mayoritas sebagai pengurus rumah tangga yaitu sebesar 47,6% dibanding 0,6% namun yang sekolah sedikit lebih besar laki-laki yaitu 23,6% dan perempuan sebesar 19,6%. Selain itu, penduduk Kabupaten Tangerang juga bermatapencaharian sebagai petani, khususnya di wilayah Utara.

SOSIAL BUDAYA

Masyarakat Kabupaten Tangerang memiliki kultur budaya campuran Betawi dan Priangan. Masyarakat Kabupaten Tangerang berbahasa Indonesia sebagai bahasa nasional dan bahasa Sunda sebagai bahasa daerah. Ada juga bahasa Jawa yang merupakan bahasa pendatang dari luar Kabupaten Tangerang yang umumnya para pekerja di kawasan industri Kabupaten Tangerang.

Sampai dengan tahun 2002, dari 651.254 KK yang ada di Kabupaten Tangerang, mereka yang dikategorikan sebagai penduduk pra sejahtera sebanyak 105.245 KK, sejahtera I sebanyak 156.953 KK, sejahtera II sebanyak 206.040 KK, sejahtera III sebanyak 130.356 KK dan sejahtera III Plus sebanyak 52.660 KK.

Masyarakat Kabupaten Tangerang termasuk masyarakat yang dinamis dan gemar akan kesenian. Karakter kesenian yang ada di Kabupaten Tangerang adalah perpaduan antara seni budaya Betawi dan Priangan. Beberapa kesenian yang berkembang sampai saat ini adalah Seni Musik Gambang Keromong dan Tari Cokek yang merupakan tarian pergaulan yang banyak berkembang di kawasan Teluknaga dan Kosambi.

POTENSI PARIWISATA

       Kabupaten Tangerang memiliki beragam tempat wisata, diantaranya wisata pantai dadap yang terletak di teluknaga sekaligus berbatasan langsung dengan Ibu Kota Jakarta, pantai pulau cangkir yang terletak di Kecamatan Kronjo terdapat tempat penziarahan atau makam keramat pangeran jaga lautan. Para wisatawan selain hendak menikmati alam pantai juga berziarah ke makam tersebut, pantai tanjung kait terletak di Kecamatan Mauk juga banyak dikunjungi wisatawan dari berbagai daerah, dan pantai tanjung pasir yang menyediakan resort dan tempat pemancingan alam. Selain itu, Kabupaten Tangerang juga terkenal dengan tempat wisata rekreasi dan belanja di Citra Raya Kecamatan Cikupa. Para wisatawan dapat menemukan berbagai tempat perbelanjaan di kawasan Citra Raya Kecamatan Cikupa.

       Pengembangan pariwisata di Kabupaten Tangerang khususnya untuk wisata alam dan wisata budaya belum dikelola secara Profesional dengan skala usaha industri kepariwisataan. Kabupaten Tangerang memiliki garis pantai sepanjang 51 km merupakan peluang bagi para investor yang bergerak dibidang kepariwisataan dan pengembangan industri.



       Berikut ini adalah tempat wisata di Tangerang yang menarik dan dapat anda kunjungi untuk menghabiskan waktu jika sedang liburan.

1. Bendungan Air Pintu Sepuluh





          Bendungan Air Pintu Sepuluh merupakan nama populer dari Bendungan Pasar Baru Irigasi Cisadane atau Bendungan Sangego yang berada di Kelurahan Koang Jaya, Kec. Karawaci, Tangerang. Bendungan Air Pintu Sepuluh ini terletak di sebelah kanan jalan ketika Anda sedang menuju Masjid Pintu Seribu yang berjarak sekitar 3,2 km ke arah ke barat daya.

2. Taman Wisata Tanjung Kait
 

 Tidak Berbeda jauh dengan Taman Wisata Tanjung Pasir di bawah ini.

 
3. Taman Wisata Tanjung Pasir

         
 
         Kawasan Wisata Pantai Tanjung Pasir merupakan tempat Penyeberangan menuju Pulau Seribu Setelah Anda melewati gapura Selamat Datang Di Desa Tanjung Pasir, kira-kira sekitar 200 m jalannya rusak dan banyak lubangnya serta melewati rumah-rumah penduduk setempat.

4. Tanah Suci Tanara
 
 

         Tanah Suci Tanara, merupakan maqom atau petilasan dari wali Allah Syech Nawawi al Bantaini dan ini adalah tempat wisata Religi

 
5. Keramat Tiga Raks

         
         Kawasan wisata ini hampir mirip dengan Sangeh,Bali karena banyak monyet liarnya dan Menurut kepercayaan dari sebagian orang, Monyet liar yang berada di kawasan ini adalah jelmaan dari manusia yang melakukan pesugihan

6. Masjid Al-Adzom
 

          Masjid Raya Al A’zhom memiliki luas sekitar 5.775 m persegi dan dibangun di atas tanah seluas 2.225 hektar. Ruangan dalam Masjid Raya Al A’zhom mampu menampung 15.000 jamaah di lantai bawah dan atas, masing-masing dengan luas 4.845 m2 dan 910 m persegi. Masjid Raya Al A’zhom ini selain dipergunakan sebagai tempat untuk ibadah, juga dipakai untuk berbagai kegiatan sosial dan keagamaan lainnya.

 
7. Masjid Pintu Seribu

 
       Masjid Pintu Seribu atau Nurul Yakin ini ada di klip video adzan maghrib Trans TV, masjid yang memiliki 1000 pintu.


8. Pulau Cangkir

    
          Pulau Cangkir berbentuk cangkir dan menurut sebagian orang pulau ini terbentuk dari cangkir yang digunakan oleh para wali ketika sedang melakukan pertemuan kemudian terjatuh dilautan sehingga membentuk sebuah pulau yg disebut dengan nama pulau Cangkir, disini juga terdapat makam Pangeran Jaga Samudra ato Jaga Lautan.

Tempat Wisata di Tangerang yang Lainnya :
  1. Jembatan Pelengkung
  2. Kelenteng Boen Hay Bio
  3. Kelenteng Boen San Bio
  4. Kelenteng Boen Tek Bio
  5. Kelenteng Sampo Tay Jin
  6. Kelenteng Tjo Soe Kong
  7. Monumen Lengkong
  8. Museum Benteng Heritage
  9. Patung Proklamator Soekarno-Hatta
  10. Situ Gede
  11. Taman Buaya Tanjung Pasir
  12. Marcopolo Water Adventure
  13. Masjid Kali Pasir
  14. Ocean Park Water Adventure BSD City
  15. Pantai Tanjung Burung
  16. Situ Bulakan
  17. Situ Cipondoh

Kunjungi Website Resmi Kabupaten Tangerang http://tangerangkab.go.id/

0 komentar:

Posting Komentar