Senin, 26 Mei 2014

Cabe Jawa ( Piper retrofractum Vahl )



Sinonim :
= P.longum, Bl. = P.officinarum, (Miq.), DC. = Chavica offi- cinarum, Miq. = C. maritime, Miq.

Familia :Piperaceae


           Cabe jawa merupakan tumbuhan asli Indonesia, ditanam di pekarangan, ladang, atau tumbuh liar di tempat-tempat yang tanahnya dak lembap dan berpasir seperti di dekat pantai atau di hutan sampai ketinggian 600 m dpl. Tumbuhan menahun, batang percabangan liar, tumbuh memanjat; rnelilit, atau melata dengan akar lekatnya, panjangnya dapat mencapai 10 m. Percabangan dimulai dari pangkalnya yang keras dan menyerupai kayu. Daun tunggal, bertangkai, bentuknya bulat telur sampai lonjong, pangkal membulat, ujung runcing, tepi rata, pertulangan menyirip, permukaan atas licin, permukaan bawah berbintik-bintik, panjang 8,5 - 30 cm, lebar 3 - 13 cm, hijau. Bunga berkelamin tunggal, tersusun dalam bulir yang tumbuh tegak atau sedikit merunduk, bulir jantan lebih panjang dari bulir betina. Buah majemuk berupa bulir, bentuk bulat panjang sampai silindris, bagian ujung agak mengecil, permukaan tidak rata, bertonjolan teratur, panjang 2 - 7 cm, garis tengah 4 - 8 mm, bertangkai panjang, masih muda berwarna hijau, keras dan pedas, kemudian warna berturut-turut menjadi kuning gading dan akhirnya menjadi merah, lunak dan manis. Biji bulat pipih, keras, cokelat kehitaman. Perbanyakan dengan biji atau setek batang.


Nama 
  • Daerah:
Jawa: Cabean, cabe alas, cabe areuy, cabe jawa, c. sula (Jawa),;
Madura: Cabhi jhamo, cabe ongghu, cabe solah (Madura).;
Sumatera: Lada panjang, cabai jawa, cabai panjang (Sumatera).;
Makasar: Cabia (Makasar).

  • Asing:
Inggris: Long pepper



Manfaat dan Khasiat
Buah cabe jawa :
  1. Kejang perut, muntah-muntah, perut kembung, mulas,
  2. Disentri, diare,
  3. Sukar buang air besar pada penderita penyakit hati,
  4. Sakit kepala, sakit gigi,
  5. Batuk, demam,
  6. Hidung berlendir,
  7. Lemah syahwat,
  8. Sukar melahirkan,
  9. Neurastenia, dan
  10. Tekanan darah rendah.

Akar cabe jawa:
  1. Kembung, pencernaan terganggu,
  2. Tidak dapat hamil karena rahim dingin,
  3. Membersihkan rahim setelah melahirkan,
  4. Badan terasa lemah,
  5. Stroke,
  6. Rematik, gout, dan nyeri pinggang.

Daun cabe jawa:
  1. Kejang perut dan
  2. Sakit gigi.


Cara Pemakaian:
          Buah sebanyak 2,5 - 5 g dijadikan pil atau direbus, lalu diminum. Untuk pemakaian luar, buah dijemur kering lalu digiling menjadi bubuk. Bubuk ini dihirupkan melalui hidung atau dimasukkan ke gigi yang berlubang (karies dentis). Juga digunakan untuk rematik dan parem setelah melahirkan.
Akar sebanyak 2,5 g direbus, atau dijadikan pil, bubuk. Pemakaian luar untuk obat luka dan sakit gigi. Daun untuk obat kumur pada radang mulut.


  • Neurastenia
Bahan: Cabe jawa 6 butir, rimpang alang-alang 3 batang, rimpang lempuyang 3/4 jari, daun sambiloto segar 1 genggam dan gula enau 3 jari.
Cara Pembuatan: Dicuci dan dipotong-potong seperlunya. Rebus dengan 4 gelas air bersih sampai tersisa 2 1/4 gelas.
Cara Pemakaian: Setelah dingin disaring lalu diminum. Sehari 3 kali, masing-masing 3/4 gelas.

  • Masuk angin
Bahan: Cabe jawa 3 butir, daun poko (Mentha arvensis L.) dan daun kesumba keling (Bixa orellana L.), masing-masing 3/4 genggam, gula enau 3 jari.
Cara Pembuatan: Bahan-bahan tersebut dicuci lalu dipotong-potong seperlunya. Rebus dengan 3 gelas air bersih sampai tersisa 2 1/4 gelas.
Cara Pemakaian: Setelah dingin saring, lalu minum 3 kali sehari @ 3/4 gelas.

  • Membersihkan rahim setelah melahirkan, obat kuat
Bahan: Akar kering cabe jawa sebanyak 3 g
Cara Pembuatan: Digiling halus. Seduh dengan air panas,
Cara Pemakaian: Selagi masih keadaan hangat minumlah hingga habis.

  • Pencernaan terganggu, batuk, ayan, demam sehabis melahirkan, menguatkan larnbung, paru dan jantung
Bahan: Buah cabe jawa kering sebanyak 5 gr dan madu
Cara pembuatan: Ditumbuk halus. Tambahkan madu secukupnya sambil diaduk merata,
Cara pemakaian: Kemudian minum sekaligus.

  • Sakit gigi
a) Bahan: Daun cabe jawa yang segar sebanyak 3 lembar
Cara pembuatan: Dicuci lalu ditumbuk. Seduh dengan 1/2 gelas air panas
Cara pemakaian: Selagi hangat disaring, airnya dipakai untuk kumur-kumur.

b) Akar lekat dikunyah beberapa saat, lalu dibuang.

  • Kejang perut
Bahan: Daun cabe jawa segar sebanyak 3 lembar
Cara pemakaian: Dicuci lalu ditumbuk. Seduh dengan 1 gelas air panas.
Cara pemakaian: Selagi hangat disaring, Ialu diminum sekaligus.

  • Urus-urus untuk penderita penyakit hati
Bahan: Cabe Jawa 3 butir dan rimpang lempuyang seukuran ibu jari
Cara pembuatan: Ditumbuk. Tambahkan 1 sendok makan air matang sambil diaduk rata,
Cara pemakaian: Lalu peras dan saring. Airnya diminum sekaligus.

  • Demam
Bahan: Buah yang kering sebanyak 3 gr
Cara pembuatan: Digiling halus, lalu diseduh dengan 1/2 gelas air panas.
Cara pemakaian: Kemudian minumlah bersama ampasnya selagi hangat.

Catatan :
 Penderita panas dalam dan perempuan hamil dilarang minum ramuan tumbuhan ini.



Sifat Kimiawi dan Efek Farmakologis
          Buah rasanya pedas dan panas, masuk meridian limpa dan lambung. Akar cabe jawa pedas dan hangat rasanya. KANDUNGAN KIMIA : Buah cabe jawa mengandung zat pedas piperine, chavicine, palmitic acids, tetrahydropiperic acids, 1-undecylenyl-3,4-methylenedioxy benzene, piperidin, rninyak asiri, isobutyideka-trans-2-trans-4-dienamide, dan sesamin. Piperine mempunyai daya antipiretik, analgesik, antiinflamasi, dan menekan susunan saraf pusat. Bagian akar mengandung piperine, piplartine, dan piperlonguniinine.


 
        Semoga artikel tentang Cabe Jawa ( Piper retrofractum Vahl )  ini bisa bermanfaat, menginspirasi dan menambah ilmu pengetahuan serta wawasan kita khususnya dibidang Herbal & Medicinal Plants . Amin

* Salam Ukhuwah Islamiyah dari Andi Ibnoe Badawi Mazid

1 komentar:

Abdul mengatakan...

Referensi sumbernya tidak dicantumkan, Gan?

Posting Komentar