Minggu, 25 Mei 2014

Gendola (Basella rubra Linn)


Sinonim :
Basella alba, Linn. Basella cordifolia, Lamk.

Familia :
Basellaceae

Uraian :
        Gendola dapat ditemukan tumbuh liar, kadang ditanam untuk dirambatkan pada pagar, atau pergola sebagai tanaman hias. Tanaman ini dapat ditemukan dari 1-500 m dpl. Terna, melilit kekiri, tumbuh merayap atau memanjat, panjang sampai 6 m. Batangnya yang panjang ini tidak berkayu dan sangat lemah, bentuknya bulat, lunak, bercabang, merayap dan melilit pada tonggak atau para-para. Batang yang merayap di atas tanah, akan mengeluarkan akar. Daun tunggal, bertangkai, letak berseling. Bentuk daun bulat telur, ujung dan pangkal tumpul, tepi rata kadang berombak, panjang 2-17 cm, lebar 1-13 cm, pertulangan menyirip, warnanya hijau. Bunganya bunga majemuk yang keluar dari ketiak daun, duduk sepanjang poros bulir, panjang 3-21 cm, mahkota putih dengan ujung ungu. Buahnya buah buni, bulat, diameter 4-7 mm, masih muda hijau, setelah masak warnanya menjadi ungu. Bijinya satu, bulat, keras, warnanya merah keputihan. Ada dua warna gendola, putih dan merah. Perbedaanya pada warna batang dan tulang daun. Gendola merah, memiliki batang dan tulang daun yang berwarna merah. Daunnya dapat disayur, sedang buahnya bila diperas mengeluarkan warna merah yang dapat digunakan untuk mewarnai bahan makanan. Perbanyakan dengan stek batang atau biji.

Nama:
  • Daerah
Sunda: Gandola (Sunda)
Bali: Gendola (Bali)
Minangkabau: Lembayung (Minangkabau)
Jawa: Genjerot, gedrek, uci-uci (Jawa)
Madura: Kandula (Madura)
Sulut: Tatabuwe (Sulut)
Gorontalo: Poiloo (Gorontalo)
Timor: Kandola (Timor)

  • Asing
Lo kuei (China)



Manfaat dan Khasiat:
Seluruh tanaman:
  1. Radang usus buntu (appendicitis)
  2. Disentri
  3. Berak darah.
  4. Radang kandung kencing, 
  5. Kencing sedikit 
  6. Sakit (anyang-anyangan).
  7. Influenza.
  8. Sembelit.
  9. Borok,
  10. Bisul
  11. Abses.
  12. Campak ( measles ) 
  13. Cacar Air
  14. Pegal Linu 
  15. Reumatik
  16. Radang Selaput Mata 

Bunga: 
  1. Campak (measles)
  2. Cacar air (varicella)
  3. Puting susu pecah-pecah.
Akar:
  1. Pegal linu
  2. rematik
Buah:
  1. Radang selaput mata (conjungtivitis).

Cara Pemakaian: 
Untuk minum: Seluruh tanaman sebanyak 15-30 g, atau 30 g akar, direbus.


  • Radang usus, buntu
Bahan: Seluruh tanaman gendola sebanyak 60-70 gram
Cara pembuatan: Dicuci bersih, potong-potong, Ialu direbus dengan air bersih secukupnya sampai
bahan terendam seluruhnya. Setelah airnya sisa setengah, angkat dan dinginkan,
Cara pemakaian: Ialu diminum.

  • Influenza:
Bahan: 15 gr daun segar
Cara pembuatan: dicuci Ialu direbus dengan 2 gelas air bersih sampai tersisa 1 gelas. Setelah dingin disaring, tambahkan sedikit garam dan diaduk sampai larut.
Cara pemakaian: Minum.

  • Sembelit:
Bahan: Daun segar dimasak,
Cara pemakaian: Makan.

  • Kencing sedikit
Bahan: 70 gr daun segar
Cara pembuatan: dicuci bersih, rebus dengan air secukupnya.
Cara pemakaian: Setelah dingin diminum seperti air teh.

  • Berak darah
Bahan: 25 gr tanaman gendola, 35 gram kapulaga dan seekor ayam
betina tua yang telah dibuang kepala, kaki dan jeroannya, dimasak
dengan air secukupnya.

  • Dada terasa panas dan sesak
Bahan: 70 gr gendola segar
Cara pembuatan: Direbus dengan air secukupnya sampai kental. Campur dengan arak
Cara pemakaian: Minum.





Sifat dan Efek Farmakologis 
         Hilangkan panas dalam, hilangkan racun dan mengeluarkan organisme penyebab sakit dari darah. Kandungan kimia:
  1. Daun: 
  2. Glucan c
  3. Carotene
  4. Organic acid
  5. Mucopolysacharida 
  6. L-arabinose
  7. D-galactose
  8. L-rhamnose 
  9. Aldonic acid
  10. Saponin
  11. Vitamin A, B dan C

0 komentar:

Posting Komentar